Monday, 23 January 2023

RESENSI (ULASAN) BUKU - Novel Ayahku (Bukan) Pembohong Karya Tere Liye

 RESENSI (ULASAN) BUKU

Oleh: Ni’matuz Zahroh, M.Pd


 



A.     IDENTITAS BUKU

Judul: Ayahku (Bukan) Pembohong

Penulis: Tere Liye

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2011 (Cetakan ke-25: Mei 2019)

ISBN: 978-6020-331-584

Tebal: 304 halaman; 20 cm

 

Wednesday, 3 August 2022

Cara Menulis Bionarasi


Sering sekali saya menemukan bionarasi yang isinya tidak ada namanya. Banyak juga yang malah merendahkan diri sendiri. What?

Bionarasi itu termasuk personal branding: untuk menunjukkan kualitas diri kita dan memperkenalkan diri ke orang-orang yang membaca tulisan kita. Kalau penulisnya sendiri saja tidak percaya pada kemampuan dirinya sendiri, bagaimana orang lain akan menilai?

Saya ingin sharing sedikit tentang bagaimana cara menulis bionarasi. Kalau ada kata yang salah, mohon kalian bisa koreksi dengan bahasa yang sopan. Kalau mau menambahkan juga boleh, silakan saja. 

Bagaimana Menulis Cerita yang Menarik?


Cerita yang menarik adalah cerita yang ketika disimak akan memampukan pembaca untuk menciptakan sebuah pemahaman terhadap sesuatu di dalam pikiran dan perasaan, termasuk tentang kelogikaannya. Sedangkan pemahaman yang muncul tersebut bukan diperoleh dari nasihat-nasihat vulgar dan petuah-petuah kasar, tetapi pemahahan yang dihasilkan dari narasi netral. Tetapi pengertian tersebut bukan lantas penulis tidak boleh menitipkan pesan di dalamnya. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana pesan tersebut dapat disampaikan tidak dengan cara-cara yang norak.

Gemar Membaca VS Tidak Mau Membaca

Perbedaan antara Penulis yang Gemar Membaca dan Penulis yang Tidak Mau Membaca.



1️⃣ Penulis yang gemar membaca memiliki gaya bertutur lebih terstruktur sehingga lebih mudah dipahami oleh pembacanya, serumit apa pun isi narasinya. Sebaliknya, penulis yang tidak mau membaca memiliki gaya bertutur yang berantakan sehingga untuk menceritakan sesuatu yang sederhana saja terasa sulit untuk dipahami.

Tips untuk Menulis

Berikut ini beberapa tips agar dapat menulis dengan lancar, terutama untuk menulis fiksi (cerpen atau novel). Tulisan ini saya salin dari sahabat Vincent Arkayudha dari dinding facebook-nya.


1️⃣ Melakukan Riset

Bagi seorang penulis, riset merupakan keharusan. Dengan riset, karya fiksi akan lebih hidup. Riset bisa dilakukan lewat buku, pengamatan langsung, wawancara, dan internet. Gunakan metode 5W + 1H dalam melakukannya supaya informasi yang terkumpul lebih lengkap.

Saturday, 5 February 2022

Resensi Film: TANAH SURGA KATANYA

RESENSI FILM

Oleh: Anik Zahra

TANAH SURGA KATANYA



------- MENGANDUNG SPOILER ALERT -------


Judul Film: Tanah Surga Katanya

Sutradara: Herwin Novianto

Produser : Bustal Nawawi

Executive Produser: Deddy Mizwar dan Gatot Brajamusti

Pemeran : Osa Aji Santoso, Fuad Idris, Ence Bagus, Astri Nurdin, Tissa Biani Az Zahra, Ringgo Agus Rahman, dan Norman Akyuwen.

Produksi : Citra Cinema

Tahun Rilis : 2012


Hasyim adalah mantan sukarelawan konfrontasi Indonesia Malaysia. Ia tinggal bersama anak satu-satunya -Haris- yang menduda dan anak cucunya, Salman dan Salina. Mereka tinggal di daerah terpencil perbatasan Indonesia Malaysia. Haris kini tinggal di Malaysia karena ia menganggap di sana lebih mudah untuk mencari penghidupan dibandingkan di Indonesia. Ia pun menikah lagi dengan orang Malaysia.

Thursday, 27 January 2022

Tanda Baca dan Penulisan Kata

1. Tanda Koma

Tanda koma ditulis sebelum dan/atau setelah kata sapaan supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman. 

Misalnya:

Nenek aku punya pacar. (salah)

Nenek, aku punya pacar. (benar)

"Merdeka Belajar" ala Tomoe Gakuen

RESENSI BUKU

Oleh: Anik Zahra


"Merdeka Belajar" ala Tomoe Gakuen 


Judul: Totto-chan - Gadis Cilik di Jendela

Penulis: Tetsuko Kuroyanagi

Alih Bahasa: Widya Kirana

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Tempat Terbit: Jakarta

Tahun Terbit: 2017

Cetakan ke: 24

Tebal Buku: 272 halaman


"Kau adalah anak yang sangat baik. Kau tahu itu kan?" Ucapan Mr. Kobayashi selalu terngiang-ngiang dan tertancap kuat dalam benak Totto-chan. Gadis cilik itu tak pernah merasa dirinya bermasalah. Ia selalu tampil penuh percaya diri. 

Ulasan Buku: Buya Hamka, Sebuah Novel Biografi

RESENSI BUKU

Oleh: Anik Zahra



Judul Buku : Buya Hamka Sebuah Novel Biografi

Penulis : Haidar Musyafa

Penerbit : Imania

Kota Penerbit : Pondok Cabe Tangerang Selatan

ISBN : 978-602-7926-39-4

Cetakan Ke : I

Tahun Cetakan : 2018

Jumlah Halaman Buku : 830 Halaman


Abdul Malik di lahirkan di Tanah Sirah, salah satu kampung di Nagari Sungai Batang, Luhak Agam, Sumatera Barat pada 17 Februari 1908. Kampung Tanah Sirah merupakan tempat yang sangat indah, karena panorama alamnya yang menawan. Kampung itu terletak di pinggir Danau Maninjau. Di salah satu tepi danau itu, berdiri rumah sederhana berukuran 17 x 9 meter yang beratapkan ijuk bergonjong empat menghadap Danau Maninjau.

Ulasan Novel Pulang karya Tere Liye

RESENSI BUKU

Oleh: Anik Zahra



❤️ Review Pulang - Tere Liye ❤️

Judul : Pulang

Penulis : Tere Liye

Penerbit : SabakGrip

Terbit : 2021

Tebal : 395 hlm

ISBN : 978-623-95545-0-7

Harga : 89 rb


📚 BLURB

"Sebuah kisah tentang perjalanan pulang. Melalui pertarungan demi pertarungan. Kesedihan demi kesedihan. Untuk memeluk erat semua kebencian  dan rasa sakit. Untuk membuka rahasia masa lalu. Pun menatap masa depan. Pulang."

Friday, 19 March 2021

Menulis Cerita Narasi 3 Babak

BABAK I atau Opening/Introducing

Fungsi dari babak pertama ini diantaranya:

• Memperkenalkan tokoh utama, sehingga penonton mengetahui siapa tokoh protagonist dan antagonis dalam cerita tersebut.

• Memperlihatkan masalah utama yang dihadapi protagonist dan risikonya jika sang protagonist tidak mampu menghadapi problem tersebut.

Tuesday, 19 January 2021

Kumpulan Diksi


Nabastala: Langit

Bagaskara: Matahari

Aksa: Mata

Aksama: Ampunan

Anala: Api

Anila: Angin

Anindita: Sempurna

Anindya: Cantik Jelita

Rimpuh: sudah tua sekali

Harsa: Gembira/Bahagia

Atma: Jiwa

Anitya: Tidak Kekal

____________

Ancala = gunung (KBBI)

Hirap = hilang (KBBI)

Daksa = badan; tubuh (KBBI)

Sempena = berkah (KBBI)

Aksa = Jauh (KBBI)

Astu = puji

Ambu = aroma

Akara = bayang

Gelabah = sedih; gelisah


Masygul = bersusah hati karena suatu sebab; sedih; murung

Romansa = novel atau kisah prosa lainnya yang berciri khas tindakan kepahlawanan, kehebatan, dan keromantisan dengan latar historis atau imajiner

Adorasi = pengorbanan

Sehari = sebahu, sebau, sehaluan, sepaham, sepakat, sependirian, sepikiran, seragam.

Arkais = berhubungan dengan masa lalu atau bercerita kuno, tidak lazim dipakai lagi

Pilau = perahu

Diksi = Pilihan kata yang tepat & selaras

Shyam = kegelapan malam

Sarayu = hembusan angin

Anak dara = anak perempuan yang sudah mencapai usia remaja dan belum kawin

Arumi = harum atau wangi (dalam bahasa Indonesia)

lokawigna = pengganggu dunia

Sumarah = menyerah pada keadaan; pasrah

Pilon = tidak tahu apa-apa

Matrik = batasan / pembatas

Bongko = mati (jawa kasar).

___________

Afsun = pesona

Anca = rintangan

Anggara = buas; liar

Belungsang  = bentak; hardik

Benawat = sombong

Payoda = awan

Pair jantungku = detak jantungku tidak normal

Ajun = maksud

Buana = dunia

Ugem = berpegang (teguh)

Ufuk = kaki langit

Dewana = tergila-gila

Saban = tiap-tiap

Saban Hari = tiap-tiap hari

Saban waktu = tiap tiap waktu

Membancang = menahan

Sabana = padang rumput yang ada pohonnya

Savana = bentuk tidak baku dari Sabana

Mega = awan

Megar = mekar (jawa)

Lintang = bintang

Galaksi = gugusan bintang

____________

Japri = akronim dari jalur privat; jalur pribadi. ~Lazim digunakan di dunia maya atau media sosial berbasis chatting.

Galau = berat otak, bingung, kacau, karut. 

Laknat = kutuk, seranah, serapah, sumpah. 

Atma = jiwa, arwah, sukma. 

Pedar = benci, antipati, berang, bingit

Baka = abadi, awet, kekal, lestari, qadim. 

😊😊😊

JANARDANA = Menggairahkan

GATA = Telah pergi

HARSA = Kegembiraan

INA = Matahari pagi atau senja

INDURASMI = Sinar rembulan

JAMANIKA = Tirai, tabir

CUMBANA = Mencium

CUMBANARASA = Kenikmatan bersenggama

CITTA = Maksud hati, pikiran

BHAMA = Nafsu

BASWARA = Berkilau, bercahaya

DAHAYU = Cantik, molek, elok

Dama = Cinta kasih

DAYITA = Kekasih

KAMA = Dipuja

KAMPA = Getaran

KAMPANA = Mempunyai getaran

KIMPOIDRA = Rajanya pujangga

KIRANA = Sinarnya cantik dan molek

PADIKA = Syair

PADMA = Teratai merah

PADMARINI = Indah serta tajam

PAHANG = Tangkai bunga

PAKSA = Sayap; separuh bulan

PALAPA = Memikat serta menarik hati

PALAWA = Bersemi

RAJASWALA = Penuh nafsu

RECAKA = Bernapas

RESTI = Bergairah

RESWARA = Ulung, unggul, terkenal

RETISALYA = Luka dalam hati

RODRA = Kejam

RUCIRA = Cemerlang

RUCIRAGATI = Luwes

RUCITA = Gemerlap

RUDIRA = Darah

RUDITA = Ditangisi

🍃🍃🍃

Dan pada bait-bait senja

Kudawaikan astu-astu asa pada payoda

Beriring berarak membawakan padikaku dalam hembusan sarayu.

Hingga tiba dan bersujud dihadapanmu.

Memberikan cawan rinduku akanmu.

_____________

Kalis = suci; bersih; murni

Seracik = seiris

Perdom = kata untuk memaki

Diperdom = dimaki-maki dengan kata makian "perdom"

Weharima = kerja sama; gotong royong

Wekel = rajin dan sungguh-sungguh; tekun

Ambivalen = am·bi·va·len /ambivalén/ a bercabang dua yang saling bertentangan (seperti mencintai dan membenci sekaligus terhadap orang yang sama): ia mengakui adanya sikap -- pada dirinya terhadap gadis itu.

Apatis = apa·tis a acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh: kita tidak boleh bersikap -- terhadap usaha pembangunan Pemerintah

Kalbu = hati 

Berahi = perasaan cinta kasih antara 2 orang berlainan jenis

Gamang = merasa takut (ngeri serta khawatir) ketika melihat ke bawah dsb.

ter·ga·mang = merasa kesunyian (lengang)

Asmaraloka = Dunia cinta kasih

Suar = Nyala api (cahaya) untuk tanda

Mala = sengsara

Tirta amarta = air kehidupan

Subtil = halus; lembut

Jeremba = mengulurkan tangan (untuk mencapai sesuatu), menggapai

Agah = tatap

Alap = bagus

Ancai = hancur (minang) abai (verba)

Andam karam = lenyap

Terdayuh = sedih

Rahsa = Rasa / Rahasia

Holokaus = Penghancuran /Pembuhan sistematis di seluruh wilayah kekuasaan nazi. 

Genosida = Pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras. 

______________

Sumber: Grup Ambisi Penulis




Monday, 18 January 2021

Pemakaian Tanda Elipsis dalam Menulis

Banyak tulisan di pelbagai media, baik cetak (buku, majalah, dan jenis surat kabar lain) maupun elektronik (misalnya tulisan di televisi, blog, serta media sosial) yang masih kurang tepat dalam menggunakan tanda elipsis. Tanda baca macam apa itu? Tanda elipsis adalah tanda baca berupa tiga buah tanda titik yang berderet (…). 

Saturday, 12 December 2020

Tuhan, Aku Hanya Butuh Dipeluk



Petang datang lagi, kali ini bukan tentang mengulang pergi. Seperti merah langit mengejek tawa yang sebelumnya sorai. Kali ini bukan tentang kepakkan pulang ingatan, yang mengulang-ulang seperti bianglala.

Setelah Hari Ini, Aku Harus Apa?



Jadi setelah hari ini, aku harus menyajikanmu apa?
Semangkuk tawa dari pernah yang harusnya kusyukuri, atau secangkir doa yang memintamu untuk tetap ada di tengah riuh derap sepatu yang menjauh?

Kau

Kau


Sering, kejujuran kau giring

Melewati batas, antara ya dan tidak

Jalan pintas, katamu bergas

Kebohongan, kaulahap lekas

Saturday, 13 June 2020

Sudut pandang Aku (1), Kamu (2), dan Dia (3) dalam Bercerita


Sudut pandang (atau lebih sering kita tahu Point Of View (POV)) adalah posisi penulis dalam sebuah cerita atau cara penulis memandang dan menceritakan kisahnya. Ada tiga sudut pandang dalam bercerita yang akan saya jelaskan bersama tipsnya. Check it out!

Thursday, 11 June 2020

Penggunaan Partikel PUN

Partikel pun.

Khususnya penulis pemula, partikel (Pun) yang ditulis serangkai ataupun terpisah tentu amat sukar untuk ditentukan. Perlu diingat, bahwa hanya ada dua belas partikel (pun) yang ditulis serangkai.

Wednesday, 10 June 2020

TIP MENULIS


A. TEKNIS PENULISAN

Ini meliputi unsur-unsur yang lebih bersifat teknis. Di luar segi intrinsik karya (opening, konflik, dst). Is meliputi kalimat, alinea, dialog tag, elipsis, onomatopoeia, dkk. Kalau naskah diibaratkan rumah, maka ia adalah pondasi sekaligus bangunannya sampai jadi. Nah, di dalam rumah itulah, naskah kita diletakkan. 

Analogi ini bisa dipahami, bukan?

Monday, 8 June 2020

Tips Menulis Cerpen

SERI PERTAMA

Ada begitu banyak poin yang ingin kita bahas bersama-sama. Mari kita mulai dari langkah pertama ketika akan menulis.

IDE CERITA    

Kalian pernah tidak, merasa heran dengan ide orang lain, yang tak ada habis-habisnya, dan beda dari yang lain?

Misalnya nih. Kalian lagi ikut tantangan menulis, dengan pelbagai tema berbeda setiap harinya. Kemudian kalian merasa sudah pede dengan ide dan pengembangan cerita yang kalian pilih. Kalian tulis, setor, beres.

Ketika membaca cerita orang lain, kalian langsung merasa shock. Kenapa orang lain bisa kepikiran ke sana yaa??

Pernah?? Pernah??

Ga usah malu sih, ngangguk mah ngangguk aja.

DARI MANA SIH DATANGNYA IDE?