Tuesday, 19 January 2021

Kumpulan Diksi


Nabastala: Langit

Bagaskara: Matahari

Aksa: Mata

Aksama: Ampunan

Anala: Api

Anila: Angin

Anindita: Sempurna

Anindya: Cantik Jelita

Rimpuh: sudah tua sekali

Harsa: Gembira/Bahagia

Atma: Jiwa

Anitya: Tidak Kekal

____________

Ancala = gunung (KBBI)

Hirap = hilang (KBBI)

Daksa = badan; tubuh (KBBI)

Sempena = berkah (KBBI)

Aksa = Jauh (KBBI)

Astu = puji

Ambu = aroma

Akara = bayang

Gelabah = sedih; gelisah


Masygul = bersusah hati karena suatu sebab; sedih; murung

Romansa = novel atau kisah prosa lainnya yang berciri khas tindakan kepahlawanan, kehebatan, dan keromantisan dengan latar historis atau imajiner

Adorasi = pengorbanan

Sehari = sebahu, sebau, sehaluan, sepaham, sepakat, sependirian, sepikiran, seragam.

Arkais = berhubungan dengan masa lalu atau bercerita kuno, tidak lazim dipakai lagi

Pilau = perahu

Diksi = Pilihan kata yang tepat & selaras

Shyam = kegelapan malam

Sarayu = hembusan angin

Anak dara = anak perempuan yang sudah mencapai usia remaja dan belum kawin

Arumi = harum atau wangi (dalam bahasa Indonesia)

lokawigna = pengganggu dunia

Sumarah = menyerah pada keadaan; pasrah

Pilon = tidak tahu apa-apa

Matrik = batasan / pembatas

Bongko = mati (jawa kasar).

___________

Afsun = pesona

Anca = rintangan

Anggara = buas; liar

Belungsang  = bentak; hardik

Benawat = sombong

Payoda = awan

Pair jantungku = detak jantungku tidak normal

Ajun = maksud

Buana = dunia

Ugem = berpegang (teguh)

Ufuk = kaki langit

Dewana = tergila-gila

Saban = tiap-tiap

Saban Hari = tiap-tiap hari

Saban waktu = tiap tiap waktu

Membancang = menahan

Sabana = padang rumput yang ada pohonnya

Savana = bentuk tidak baku dari Sabana

Mega = awan

Megar = mekar (jawa)

Lintang = bintang

Galaksi = gugusan bintang

____________

Japri = akronim dari jalur privat; jalur pribadi. ~Lazim digunakan di dunia maya atau media sosial berbasis chatting.

Galau = berat otak, bingung, kacau, karut. 

Laknat = kutuk, seranah, serapah, sumpah. 

Atma = jiwa, arwah, sukma. 

Pedar = benci, antipati, berang, bingit

Baka = abadi, awet, kekal, lestari, qadim. 

😊😊😊

JANARDANA = Menggairahkan

GATA = Telah pergi

HARSA = Kegembiraan

INA = Matahari pagi atau senja

INDURASMI = Sinar rembulan

JAMANIKA = Tirai, tabir

CUMBANA = Mencium

CUMBANARASA = Kenikmatan bersenggama

CITTA = Maksud hati, pikiran

BHAMA = Nafsu

BASWARA = Berkilau, bercahaya

DAHAYU = Cantik, molek, elok

Dama = Cinta kasih

DAYITA = Kekasih

KAMA = Dipuja

KAMPA = Getaran

KAMPANA = Mempunyai getaran

KIMPOIDRA = Rajanya pujangga

KIRANA = Sinarnya cantik dan molek

PADIKA = Syair

PADMA = Teratai merah

PADMARINI = Indah serta tajam

PAHANG = Tangkai bunga

PAKSA = Sayap; separuh bulan

PALAPA = Memikat serta menarik hati

PALAWA = Bersemi

RAJASWALA = Penuh nafsu

RECAKA = Bernapas

RESTI = Bergairah

RESWARA = Ulung, unggul, terkenal

RETISALYA = Luka dalam hati

RODRA = Kejam

RUCIRA = Cemerlang

RUCIRAGATI = Luwes

RUCITA = Gemerlap

RUDIRA = Darah

RUDITA = Ditangisi

πŸƒπŸƒπŸƒ

Dan pada bait-bait senja

Kudawaikan astu-astu asa pada payoda

Beriring berarak membawakan padikaku dalam hembusan sarayu.

Hingga tiba dan bersujud dihadapanmu.

Memberikan cawan rinduku akanmu.

_____________

Kalis = suci; bersih; murni

Seracik = seiris

Perdom = kata untuk memaki

Diperdom = dimaki-maki dengan kata makian "perdom"

Weharima = kerja sama; gotong royong

Wekel = rajin dan sungguh-sungguh; tekun

Ambivalen = am·bi·va·len /ambivalΓ©n/ a bercabang dua yang saling bertentangan (seperti mencintai dan membenci sekaligus terhadap orang yang sama): ia mengakui adanya sikap -- pada dirinya terhadap gadis itu.

Apatis = apa·tis a acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh: kita tidak boleh bersikap -- terhadap usaha pembangunan Pemerintah

Kalbu = hati 

Berahi = perasaan cinta kasih antara 2 orang berlainan jenis

Gamang = merasa takut (ngeri serta khawatir) ketika melihat ke bawah dsb.

ter·ga·mang = merasa kesunyian (lengang)

Asmaraloka = Dunia cinta kasih

Suar = Nyala api (cahaya) untuk tanda

Mala = sengsara

Tirta amarta = air kehidupan

Subtil = halus; lembut

Jeremba = mengulurkan tangan (untuk mencapai sesuatu), menggapai

Agah = tatap

Alap = bagus

Ancai = hancur (minang) abai (verba)

Andam karam = lenyap

Terdayuh = sedih

Rahsa = Rasa / Rahasia

Holokaus = Penghancuran /Pembuhan sistematis di seluruh wilayah kekuasaan nazi. 

Genosida = Pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras. 

______________

Sumber: Grup Ambisi Penulis




No comments:

Post a Comment