Thursday, 27 January 2022

Ulasan Novel Pulang karya Tere Liye

RESENSI BUKU

Oleh: Anik Zahra



❤️ Review Pulang - Tere Liye ❤️

Judul : Pulang

Penulis : Tere Liye

Penerbit : SabakGrip

Terbit : 2021

Tebal : 395 hlm

ISBN : 978-623-95545-0-7

Harga : 89 rb


📚 BLURB

"Sebuah kisah tentang perjalanan pulang. Melalui pertarungan demi pertarungan. Kesedihan demi kesedihan. Untuk memeluk erat semua kebencian  dan rasa sakit. Untuk membuka rahasia masa lalu. Pun menatap masa depan. Pulang."


📚 Review Pulang

"Mamak mengizinkanmu pergi. Tapi berjanjilah, kau hanya menonton di hutan sana, Nak. Kau tidak akan melakukan apapun. Hanya menonton yang lain berburu."

Suatu hari, Tauke Besar datang ke talang, rumah keluarga Bujang tinggal. Lelaki tua pemimpin Keluarga Tong yang terkenal itu menerima surat dari Samad, bapak Bujang, tentang permintaan berburu di hutan Sumatra. 

Tak banyak yang tahu bahwa Samad seorang jagal no 1 di masa mudanya. Ia pergi terusir dari kampung karena menikah dengan Midah, anak pemimpin besar, Tuanku Imam. 

Harga mahal yang harus dibayar untuk cinta itu adalah penantian amat panjang selama 15 tahun, juga perjuangan untuk hidup tanpa kemapanan. 

Tauke Besar mengijinkan Bapak Bujang pergi dari Keluarga Tong. Tapi dengan syarat, jika Samad memiliki anak lelaki, maka anak itu harus dikirim ke Keluarga Tong jika waktunya tiba. 

Perburuan babi di hutan Sumatra hanyalah alasan kecil Tauke Besar untuk menemui Samad. Tujuan utamanya tentu saja untuk menjemput Bujang. 

Waktu perburuan dimulai. Saatnya melihat siapa yang bisa membunuh babi hutan sebanyak-banyaknya. 

Tak disangka, di hutan itulah Bujang bertemu dengan raja babi hutan super besar. Hewan yang membuat dirinya tak lagi memiliki rasa takut. Dan kelak dijuluki si Babi Hutan. 

Bujang menerjang babi tanpa rasa khawatir sedikit pun. Meskipun ia harus pulang dengan banyak luka di tubuhnya, demi menyelamatkan nyawa Tauke Besar.

Sebuah kisah dimulai, dari talang di hutan Sumatra yang tersembunyi, ke kota yang sangat modern, Bujang berjibaku menghadapi kehidupan yang sangat rumit sebagai tukang pukul. Sarat dengan bahaya. Dekat dengan kematian di setiap langkah.

Membaca novel Pulang, saya serasa ikut bertualang ke kota-kota terbaik di dunia. Dari talang hutan, ke kota, hingga ibukota. Lalu pindah ke Hongkong, Makau, Manila, Tokyo, dan ke kota lainnya.

Rasanya buku ini sangat intens dengan fase cepat. Tema shadow ekonomi menjadi inti cerita yang menarik untuk dibahas.



No comments:

Post a Comment