Waktu terasa begitu singkat
Ruang terasa begitu sempit
Setiap kesempatan datang begitu cepat
Silih berganti tak sempat terurai
Hanya menggoda sesaat,
Dan setelahnya lenyap ditelan kabut senyum yang dipaksakan mengembang.
Ada sejuta tanya tentang harapan yang pernah ditumpukan
Ada seribu ragu tentang gelisah yang pernah disandarkan
Ada segenggam hangat tentang damai yang pernah terlenakan
Ada yang tidak rela lepas dari dekapan malam
Ada yang tidak rela melihat fajar menyingsing
Ada yang bersikukuh untuk terus menari dalam kegelapan
Ada yang bersikukuh menggenggam gelisah dalam pekat
Merelakan tubuh tertusuk oleh angin jahat
Memaksa semua kenangan berhenti sesaat
Memaksa lampu jalan menjadi matahari,
Yang sombong seolah-olah akan kekal abadi.
Mustahil itu adalah memutar waktu
Niscaya itu adalah kenangan yang terus merindu...
No comments:
Post a Comment